MENU DROPDOWN

Tags :Internet

Minggu, 11 April 2010

KODE COMMAND PROMPT

1. Instruksi ATTRIB (Set Attribute Files)
Tujuan : merubah attribut dari suatu file.
Bentuk : ATTRIB [+R|-R][+A|-A][+S|-S][+H|-H][drive:][path][filename][/S[/D]]
Keterangan :
Penggunaan pilihan [+R] untuk merubah attribute file menjadi Read-only
Penggunaan pilihan [-R] untuk merubah attribute file menjadi Read-write
Penggunaan pilihan [+A] untuk mengubah archive file menjadi On
Penggunaan pilihan [-A] untuk mengubah archive file menjadi Off
Penggunaan pilihan [+S] untuk mengubah system file menjadi On
Penggunaan pilihan [-S] untuk mengubah system file menjadi Off
Penggunaan pilihan [+H] untuk mengubah Hidden file menjadi On
Penggunaan pilihan [-H] untuk mengubah Hidden file menjadi Off
Pilihan [drive:] dan [path] menunjukkan letak file/direktori
Pilihan [filename] nama file yang akan diubah attributnya
Pilihan [/S[/D]] untuk menunjuk semua file yang berada pada folder dan semua subfolder
- untuk "R","A","S","H" dapat diikut sertakan secara bersamaan atau sendiri
- untuk melihat attribut yang aktif pada file anda cukup ketikkan "ATTRIB namafile"
- untuk "/S" dapat berdiri sendiri kecuali "/D" harus diikutsertakan "/S"

contoh ke-1:
Saya mempunyai file yang berlokasi di D:\("D" dapat berupa harddisk/flashdisk/disket)
nama file yang saya akan rubah attributnya bernama "data.txt"
saya mau merubah attribut file tersebut menjadi hidden melalui command prompt
maka ketikkan kode di bawah ini:

ATTRIB +H D:\data.txt

untuk menambahkan attribut lainnya anda dapat mengetikkan kode berikut :

ATTRIB +R +A +S +H D:\data.txt

contoh ke-2:
Saya mempunyai beberapa file yang berada di suatu folder dan saya ingin merubah semua attribut
file tersebut menjadi "Read-only" secara bersamaan, letak file saya ada di D:\namafolder\*.txt maka tidak mungkin jika saya menggunakan cara pertama untuk merubahnya. Bisa kriting jari saya, untuk merubah attribut file yang lebih dari satu file. cukup ketikkan kode di bawah ini:

ATTRIB +R D:\namafolder\*.txt /S

untuk menambahkan attribut lainnya anda dapat mengetikkan kode berikut :

ATTRIB +R +A +S +H D:\namafolder\*.txt /S

untuk kode diatas tidak berlaku untuk attribut foldernya
ketikkan kode berikut untuk merubah attribut foldernya :

ATTRIB +R +A +S +H D:\namafolder\*.txt /S /D

untuk simbol "*" digunakan untuk pengganti nama yang berbeda tetapi extensinya sama
untuk "txt" juga dapat dirubah menggunakan simbol "*" jika extensinya berbeda-beda
atau menggunakan tanda "?" jika nama file\ektensinya berbeda satu huruf misalnya
saya mempunyai 2 file dengan nama "data.txt" dan "sata.txp" maka saya dapat menunjuk 2 file
tersebut dengan mengetikkan "?ata.tx?" atau "????.???" jumlah simbol "?" harus sesuai dengan jumlah nama file dan ektensinya.


2. CLS (clear screen)
Tujuan : membersihkan layar command prompt
Bentuk : CLS
untuk perintah yang satu ini sudah sangat jelas, membersihkan layar.


3. COPY (menggandakan)
Tujuan : Membuat duplikasi file
Bentuk : COPY [/D][/V][/N][/Y|/-Y][/Z][/A|/B] source [/A|/B] [+ source [/A|/B][+...]][destination[/a|/b]]
Keterangan :
source = spesifik dari file atau beberapa file yang akan dicopy
/A = (A = file ASCII) akan menyebabkan file yang diduplikasi diperlakukan sebagai file berbentuk ASCII dan proses copy akan dihentikan pada saat ditemukan karakter Ctrl-Z(^Z) pertama kali. parameter ini menyebabkan file tujuan akan ditambah karakter Ctrl-Z pada akhir filenya.
/B = (B = file Biner) digunakan untuk menduplikasi file yang ada.
/D = membiarkan file tujuan menjadi decrypted
/V = digunakan untuk mengaktifkan proses verifikasi terhadap sektor dari disk tujuan duplikasi agar proses copy dapat berjalan sesuai kehendak. Jika telah digunakan instruksi verifikasi ON maka penggunaan pilihan perameter [/v] tidak membawa pengaruh lagi.
/N = memberikan nama yang pendek jika tersedia saat mengcopy file yang tipenya non-8dot3.
/Y = meminta konfirmasi untuk meniban file kepada user, jika ada file yang bernama sama.
/-Y = kebalikan dari yang di atas, ini tidak akan menkonfirmasi anda.
/Z = mengcopy file network dalam mode restartable
/L = jika targetnya berupa simboliklink

maaf untuk instruksi copy masih dalam penelitian saya jadi saya belum bisa memberikan contoh yang maksimal kepada anda tetapi saya akan tetap memberikan sedikit contoh kepada anda.

contoh ke-1:
misal anda mempunyai file bernama "data.txt" yang berlokasi di D:\data.txt
dan anda ingin mengcopy file tersebut ke flashdisk anda sebut saja flashdish anda berada di H:\
maka kode yang harus anda tulis yaitu:

copy /B D:\data.txt H:\

jika anda ingin menggabungkan file "data.txt" dengan file lain misal file keduanya bernama "data2.txt"
dan kebetulan lokasi kedua file tersebut sama. dan tempat hasil jadinya anda ingin letakkan di drive H:\
maka anda cukup ketikkan kode berikut :

copy /B D:\data.txt+D:\data2.txt H:\

anda dapat menggabungkan lebih dari satu file dengan menggunakan simbol "*" atau "?"


4. DEL / ERASE
Tujuan : menghapus file
bentuk : [/P][/f][/S][/Q][/A[[:]attribute]] namafile
keterangan :
namafiles = spesifikasi daftar nama file atau direktori/folder. simbol "*" dapat digunakan untuk menghapus beberapa file (multiple). jika nama direktori yang ditunjuk, semua file dalam direktory akan dihapus
/P -------= memunculkan konfirmasi sebelum file di hapus
/F -------= (force deleting) untuk menghapus Read-only file
/S -------= menghapus file dari semua subdirektori yang ditunjuk
/Q -------= (quiet mode) tidak memunculkan pertanyaan lagi jika awalnya sudah dikonfirmasi untuk dihapus biasanya jika anda mengunakan simbol "*" secara global
/A -------= menghapus file secara paksa walaupun di file tersebut attributnya dalam keadaan ON
attribute = cukup ketikkan salah satu huruf di bawah ini: (boleh diketik boleh tidak)
----------- D direktori ----------- R read-only file
----------- H hidden file --------- A archive file
----------- S system file --------- I not content indexed file
----------- L reparse point ------- - kembali ke defaultnya

contoh ke-1:
saya mempunyai file yang bernama "data.txt" yang berlokasi di D:\data.txt
saya mau menghapus file tersebut melalui command prompt
maka ketikkan kode di bawah ini:

del D:\data.txt

jika file "data.txt" diberi attribut Read-only file, cara di atas tidak akan bisa menghapusnya, coba anda ketikkan kode berikut:

DEL /F D:\data.txt

lalu bagaimana klo semua attribut file dalam keadaan aftif semua kode di atas tidak akan ampuh, yang timbul paling tulisan "could not find D:\data.txt"
kode di bawah ini paling ampuh, alias maksain untuk dihapus:

DEL /F /Q /A D:\data.txt

untuk menghapus beberapa file sekaligus anda dapat menggunakan simbol "*" atau "?"

contoh ke-2:
saya mempunyai file di dalam folder letaknya di D:\ dan saya ingin menghapus file yang
berekxtensi ".txt" saja dan kebetulan file tersebut mempunyai 4 attribut yang aktif
maka anda cukup ketikkan kode berikut :

DEL /F /Q /A D:\namafolder\*.txt

tanda "*" berguna untuk menunjuk sembarang nama tetapi mempunyai ekstensi yang sama yaitu ".txt"



5. DIR
Tujuan : menampilkan isi directory
Bentuk : DIR [drive:][path][namafile][/A[[:]attribut]][/B][/C][/D][/L][/N]
[/O[[:]sortorder]][/P][/Q][/R][/S][/T[[:]timefield]][/W][/X][/4]
Keterangan :
[drive:][path][namafile] = spesifik dari drive, direktori, dan/atau file yang mau dilihat
/A = melihat file berikut attributnya
attribut = cukup ketikkan salah satu huruf di bawah ini: (boleh diketik boleh tidak)
---------- D direktori ----------- R read-only file
---------- H hidden file --------- A archive file
---------- S system file --------- I not content indexed file
---------- L reparse point ------- - kembali ke defaultnya

/B = menggunakan format bare, efeknya informasi tanggal dan jam tak tampak
/C = untuk memberi pemisah pada keterangan besar file (ini aturan defaultnya) untuk tidak mengaktifkannya ketik " /-C "
/D = tampilan hasilnya akan berupa kolom
/L = semua nama menjadi huruf kecil semua (lowercase)
/N = menampilkan nama file di sebelah kanan efeknya nama file yang panjang sekalipun masih bisa dilihat ini adalah aturan defaulnya untuk merubahnya ketikkan " /-N "
/O = menampilkan sesuai alphabet, bisa memilih dengan kategori nama,ekstensi,besarfile,waktu :
---- N urutan nama (alphabet) ------ S besar file (terkecil dahulu)
---- E urutan ekstensi(alphabet) ---- D tanggal/waktu (terlama dahulu)
---- G diawali direktori -------------- - membalikkan urutan (hanya direktorinya saja yang dibalik)

/P = menghentikan proses sementara jika list melebihi layar, bisa dilanjutkan dengan menekan tombol apa az
/Q = menampilakan pemilik dari file
/S = menampilkan semua file yang berada dalam direktori maupun subdirektori
/T = menampilkan list waktu file berdasarkan waktu membuat,akses dan penulisan
/W = menampilkan list dengan tampilan wide yaitu nama file/folder berada di sebelah kiri
/X = menampilkan nama pendek untuk nama file non-8dot3
/4 = menampilkan empat digit tahun

contoh ke-1:
saya mempunyai beberapa file dan folder yang ingin saya lihat letaknya di D:\
maka saya cukup ketikkan kode di bawah ini :

DIR D:\

tetapi saya ingin melihat isi dari folder yang saya beri nama "video"
lataknya masih di dalam storage D:\ maka saya cukup ketikkan :

DIR D:\video

mudah kan?

contoh ke-2:
tetap di direktori "video" saya masih belum melihat nama file yang
saya cari mungkin ada beberapa file yang masih menggunakan attribut
seperti super hidden maka saya perlu sedikit memodifikasi kodenya menjadi :

DIR D:\video /A

saya sudah melihat file yang dihidden. tetapi listnya terlalu panjang diakibatkan file yang saya
punya terlalu banyak, jadi saya kesulitan untuk mencarinya. untuk itu saya perlu memilah file
agar file yang muncul berurutan sesuai keinginan saya. karena itu saya akan memilah dengan ekstensi
agar lebih mudah mencarinya, maka saya tambahkan kodenya menjadi :

DIR D:\video /A /O:E

kode diatas akan mengurutkan ekstensi sesuai alphabet, untuk kode lainnya anda bisa memodifikasinya asalkan sesuai dengan bentuk yang diberikan.


6. CD / CHDIR
Tujuan : merubah status default direktori
Bentuk : CHDIR [/D] [drive:][path]
---------- CHDIR [..]
---------- CD [/D]
---------- CD [..]

keterangan :
/D = bila pindah drive ini mesti diikut sertakan
[drive:][path] = alamat direktori yang mau dituju
[..] = untuk merubah ke direktori utama/paling atas

contoh :
saya ingin masuk ke direktori "windows" yang berada di C:|
maka ketikkan kode ini : CD C:\windows


7. MD / MKDIR
Tujuan : membuat direktori baru
Bentuk : MKDIR [drive:]path
---------- MD [drive:]path

keterangan :
[drive:]path = alamat untuk membuat direktory baru

contoh :
saya ingin membuat direktori baru
maka saya cukup ketikkan :

MD namadirektori

anda juga dapat membuat direktori di dalam direktori (subdirektori)
yang baru anda buat secara langsung, dengan kode berikut:

MD namadirektori1\namadirektori2\namadirektori3

kode di atas sama dengan kode berikut:

MD namadirektori1
CD namadirektori1
MD namadirektori2
CD namadirektori2
MD namadirektori3


lebih lama cara kedua bukan... jadi tinggal pilih aza mana yang enak buat anda.


8. RD / RMDIR
Tujuan : menghapus direktori
Bentuk : RMDIR [/S] [/Q] [drive:]path
---------- RD [/S] [/Q] [drive:]path

keterangan :
/S = menghapus direktori beserta file dan folder yang ada di dalamnya
/q = menghapus cepat (tidak akan muncul pertanyaan)

contoh :
saya ingin menghapus direktori "namadirektori1" beserta folder dan file di dalamnya
maka saya cukup ketikkan : RD /S /Q D:\namadirektori1


9. REN / RENAME
Tujuan : merubah nama file
Bentuk : RENAME [drive:][path]filename1 filename2
--------- REN [drive:][path]filename1 filename2

keterangan :
[drive:][path] = letak alamat file
filename1 = nama awal file yang akan dirubah
filename2 = nama untuk nama baru (bebas)

contoh :
saya ingin merubah file saya dari "olahraga.wmv" menjadi "sport.wmv"
yang berada di drive D, maka ketikkan kode berikut :

REN D:\olahraga.wmv sport.wmv

mudah sekaliiii kan....... lanjut......


10. TYPE
Tujuan : mencetak isi dari file
Bentuk : TYPE [drive:][path]filename

keterangan :
[drive:][path] = alamat tempat file berada
filename = nama file yang isinya akan dicetak

contoh :
saya ingin melihat isi dari file "dos.txt" yang berada di drive D,
maka saya cukup ketikkan : TYPE D:\dos.txt


11. EXIT
Tujuan : untuk menutup/keluar dari jendela command prompt
Bentuk : EXIT

12. MOVE
Tujuan : Memindahkan satu/beberapa file dari satu direktori ke direktori yang lain.
untuk memindahkan satu atau beberapa file gunakan bentuk ini:
Bentuk : MOVE [/Y | /-Y] [drive:][path]namafile1[,...] tujuan
Untuk merubah nama direktori gunakan bentuk berikut :
Bentuk : MOVE [/Y | /-Y] [drive:][path]namadir1 namadir2
Keterangan :
[drive:][path]namafile1 = alamat tempat file berada
tujuan = alamat/letak penempatan tujuan file dan nama file baru yang di ingin dipindahkan bisa berupa file maupun direktori.untuk memindahkan beberapa file anda dapat mengunakan karakter "*" atau "?".
[drive:][path]namadir1 = menunjukkan letak direktori yang akan di rename
namadir2 = menunjukkan nama baru dari direktori
/Y = meminta konfirmasi untuk meniban file kepada user, jika ada file yang bernama sama (bila tidak dipakai maka defaultnya adalah /Y)
/-Y = kebalikan dari yang di atas, ini tidak akan menkonfirmasi anda.

contoh :
C:\>MOVE /Y D:\DATA\TEST.TXT D:\BERKAS\TEST1.TXT

perintah di atas untuk memindahkan file bernama "TEST.TXT" dari direktori DATA ke direktori BERKAS sekaligus mengganti nama filenya menjadi "TEST1.TXT".

kata-kata atau simbol yang perlu anda perhatikan:
- untuk 3 simbol seperti "[|]" tidak perlu di ketikan
- path, anda dapat memberikan path dengan cara meletakkan simbol "\"
- tanda "----" tidak perlu diketik

beberapa perintah dasar di atas adalah perintah-perintah yang sering kali digunakan
untuk perintah tingkat berikutnya anda bisa lihat di halaman utama
plzz comment jika ini sangat membantu anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar